• Jelajahi

    Copyright © Repetisi Net
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Zakat Mal Said Abdullah Mampu Mendatangkan Ribuan Jemaah Tarawih di Sumenep, Mengalahkan Azan

    Repetisi
    Kamis, 19 Februari 2026, 17:14 WIB Last Updated 2026-02-19T10:14:12Z
    masukkan script iklan disini
    Zakat Mal Said Abdullah Mampu Mendatangkan Ribuan Jemaah Tarawih di Sumenep, Mengalahkan Azan



    REPETISI.NET
    - Ada anomali di hari pertama salat terawih Ramadan 1447 Hijriah Kabupaten Sumenep, 18 Februari 2026.

    Betapa tidak, tiba-tiba beberapa masjid sesak dengan manusia. Padahal azan magrib belumlah berkumandang. Salat tarawih pun masih setelah Isya. Sedang langit masihlah bermatahari sore.

    Rupanya, sidik punya sidik, kumpulan manusia yang berjejalan di beberapa masjid yang sudah ditentukan, bahkan hingga meluap ke aspal, sudah mendengar kabar kalau Said Abdullah akan bagi-bagi uang.

    Ya, itulah yang terjadi. Bagi-bagi uang. Bagi-bagi uang itu kemudian diberi nama Zakat Mal. Ya, kita harus percaya, kalau memang itu niatnya. Membayar Zakat Mal.

    Dan memang harus..., orang sekaya Said, memang harus bayar zakat Mal. Dia bukan ASN golongan II. Dia hartawan!

    Sekali lagi ditekankan, sosok dermawan yang membagikan zakat mal itu adalah MH Said Abdullah, seorang politisi kawakan, senior, tiada lawan, banyak kawan, tak terkalahkah, dan dermawan.

    Ia Ketua Banggar DPR RI dan baru-baru ini berhasil merebut kembali posisi Ketua DPD PDIP Jawa Timur, keren kan? Meski sudah Lansia, tapi semangatnya masih tinggi.

    Seperti yang diberitakan, bahwa bagi-bagi uang bukanlah hal baru bagi Said. Setiap tahunnya, Said Abdullah konsisten mengalokasikan sebagian hartanya untuk membantu masyarakat melalui zakat mal.

    Tim distribusi zakat mal, Moh Fauzi, memberikan penjelasan terkait kegiatan itu.

    Ia menegaskan bahwa pembagian tersebut adalah bagian dari kewajiban agama yang dijalankan secara rutin.

    “Pembagian zakat mal itu merupakan kewajiban yang ditunaikan oleh Bapak Said Abdullah dan rutin tiap tahun,” ujar Fauzi saat memberikan keterangan di lokasi.

    Kita semua harus percaya apa kata Fauzi, dan menurutnya tahun ini strategi penyaluran dilakukan secara serentak.

    Setidaknya ada delapan lokasi yang menjadi titik pembagian zakat agar jangkauannya lebih luas dan merata.

    Beberapa titik utama di antaranya adalah Masjid Laju dan Masjid Wakaf Abdullah yang berlokasi di Kecamatan Kota. Selain itu, penyaluran juga dilakukan di Masjid Fathimah binti Said Gauzan di Kecamatan Manding.

    Bantuan yang diberikan kepada jemaah tarawih malam pertama tersebut berupa uang tunai. Menariknya, bantuan dikemas dalam amplop putih polos tanpa ada tempelan logo maupun gambar apa pun.

    Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut murni bersifat ibadah dan sosial. Said Abdullah ingin memastikan bahwa esensi dari zakat mal tetap terjaga tanpa adanya atribut politik.

    Wow, menarik bukan? Ya menarik-lah! Mari kita puji Said dengan pujian yang baik-baik. Biar tahun depan membawa uang dari Jakarta dalam jumlah yang lebih besar.

    Rupanya masyarakat Sumenep sudah mulai tertib, sehingga seluruh proses distribusi di lapangan berjalan dengan sangat lancar, dan tidak ada adegan-adegan rebutan yang berujung pada adu mulut atau bahkan sampai adu kanuragan.

    Bahkan dalam media, pihak panitia telah berani berkeyakinan bahwa uang-uang itu sampai di tangan jemaah yang membutuhkan.

    Konon, target utama dari aksi ini adalah membantu meringankan beban ekonomi warga selama bulan puasa. Sebagaimana diketahui, kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat saat memasuki bulan Ramadan.

    Fauzi merasa bersyukur karena agenda tahunan ini bisa kembali terlaksana dengan sukses. Ia berharap manfaat dari zakat ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Sumenep.

    “Alhamdulillah, distribusi zakat mal Bapak MH Said Abdullah berjalan lancar. Semoga bermanfaat dan bisa membantu meringankan kebutuhan jamaah pada Ramadan ini,” jelasnya.


    (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini