- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menghimbau masyarakat merayakan malam pergantian tahun secara sederhana guna menghindari gangguan ketertiban umum.
- Keamanan dan kondusivitas wilayah Sumenep ditegaskan sebagai tanggung jawab kolektif antara masyarakat dan aparat keamanan.
- Warga diajak menyongsong tahun baru dengan semangat kemajuan daerah sambil tetap menjunjung tinggi toleransi serta budaya lokal.
REPETISI.NET - SUMENEP - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo secara resmi mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sumenep untuk menyambut momen pergantian tahun dengan cara sederhana serta tidak berlebihan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban umum tetap kondusif.
Langkah ini diambil Bupati Fauzi guna mengantisipasi euforia berlebihan yang berpotensi memicu gangguan di ruang publik.
Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilih aktivitas yang jauh lebih bijak saat melewati malam transisi menuju tahun yang baru.
“Pergantian tahun sebaiknya dimaknai secara positif, dengan kegiatan yang bermanfaat dan tidak mengganggu ketertiban umum. Kita rayakan dengan rasa syukur dan kebersamaan,” katanya, Rabu (31/12/2025).
Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi ini menegaskan bahwa menciptakan suasana aman dan tenang bukan semata-mata tugas aparat kepolisian atau TNI, melainkan kewajiban moral setiap individu warga Sumenep.
“Pergantian tahun sebaiknya dimaknai secara positif, dengan kegiatan yang bermanfaat dan tidak mengganggu ketertiban umum. Kita rayakan dengan rasa syukur dan kebersamaan,” katanya, Rabu (31/12/2025).
Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi ini menegaskan bahwa menciptakan suasana aman dan tenang bukan semata-mata tugas aparat kepolisian atau TNI, melainkan kewajiban moral setiap individu warga Sumenep.
Keselamatan diri dan penghormatan terhadap hak orang lain di lingkungan sekitar menjadi poin utama yang ia garis bawahi.
“Rayakan tahun baru dengan sederhana, tetap menjaga keselamatan diri, serta menghormati lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain fokus pada aspek keamanan, ia juga menitipkan pesan agar nilai-nilai sosial dan kearifan lokal tetap dijaga.
“Rayakan tahun baru dengan sederhana, tetap menjaga keselamatan diri, serta menghormati lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain fokus pada aspek keamanan, ia juga menitipkan pesan agar nilai-nilai sosial dan kearifan lokal tetap dijaga.
Menurutnya, harmoni di tengah keberagaman dan toleransi antarumat beragama adalah fondasi penting bagi kemajuan daerah di masa depan.
“Mari kita tutup tahun ini dengan ketenangan dan menyongsong tahun baru dengan harapan serta semangat bersama untuk kemajuan Sumenep,” tambahnya.
“Mari kita tutup tahun ini dengan ketenangan dan menyongsong tahun baru dengan harapan serta semangat bersama untuk kemajuan Sumenep,” tambahnya.
(*)


