• Jelajahi

    Copyright © Repetisi Net
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Teka-Teki Sekretaris Daerah Sumenep Terjawab Sore Ini, Siapa Sosok Pilihan Bupati Fauzi?

    Repetisi
    Kamis, 26 Februari 2026, 15:00 WIB Last Updated 2026-02-26T08:00:34Z
    masukkan script iklan disini
    Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi menjadwalkan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada Kamis sore, 26 Februari 2026


    • Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi menjadwalkan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada Kamis sore, 26 Februari 2026.
    • Tiga nama kandidat kuat telah mengantongi restu dari Gubernur Jawa Timur, namun identitas sosok terpilih masih dijaga ketat agar tetap rahasia.
    • Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pemilihan ini murni berdasarkan kompetensi profesional dan kemampuan komunikasi tanpa intervensi politik.



    REPETISI.NET - SUMENEP – Kabar yang dinanti-nanti publik terkait siapa pemegang tonggak tertinggi birokrasi di Kabupaten Sumenep akhirnya menemui titik terang.

    Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, bersiap melantik Sekretaris Daerah (Sekda) definitif hari ini.

    Langkah ini diambil setelah Pemkab Sumenep menerima surat fisik balasan dari Gubernur Jawa Timur pada Rabu sore kemarin.

    Terdapat tiga nama yang menjadi kandidat utama hasil seleksi terbuka beberapa waktu lalu.

    Mereka adalah Abd Rahman Riadi (Kepala Dinas Sosial P3A), Chainur Rasyid (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian), serta Agus Dwi Saputra (Kepala Dinas PMD).

    Bupati Fauzi menegaskan bahwa proses penyaringan ini berjalan sangat transparan dan akuntabel.

    “Sekda yang dipilih bukan titipan. Orangnya profesional dan kompeten," ujar Bupati Fauzi.

    Ia menambahkan bahwa faktor kemampuan membangun komunikasi menjadi indikator yang sangat krusial dalam penilaian.

    "Selain itu, kemampuan membangun komunikasi juga menjadi pertimbangan utama, karena Sekda adalah penghubung antara saya dengan seluruh perangkat daerah,” jelasnya.

    Menurutnya, posisi Sekda sangat strategis untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efisien dan program pembangunan tidak terhambat.

    Harapannya, figur sentral ini mampu mendorong kemajuan daerah dan menjaga keharmonisan antarperangkat daerah.

    “Keputusan ini untuk kepentingan organisasi pemerintahan dan pelayanan publik. Sekda yang dipilih harus mampu menjadi figur sentral yang mendorong kemajuan daerah,” tegas Bupati Fauzi.

    Meskipun jadwal pelantikan sudah dipastikan sore ini, nama pejabat terpilih masih ditutup rapat oleh pihak internal.

    Seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa kerahasiaan ini disengaja untuk menjaga kondusivitas.

    “Pelantikan Sekda memang dijadwalkan hari ini, tapi nama yang akan dilantik sengaja dirahasiakan untuk menjaga proses tetap kondusif dan menghindari spekulasi di publik,” ungkap sumber tersebut.

    Pihak panitia saat ini lebih fokus pada kesiapan administrasi agar prosesi sakral tersebut berjalan tanpa kendala.

    “Kami ingin memastikan prosesnya berjalan profesional. Fokus saat ini adalah kelancaran pelantikan dan kesiapan administrasi, bukan membicarakan siapa yang akan menjabat,” tambahnya.

    Seluruh elemen masyarakat kini menunggu momen pelantikan untuk melihat siapa yang akan menduduki kursi panas Sekda Sumenep tersebut.

    Momentum ini diharapkan menjadi awal baru bagi tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan transparan di masa depan.


    (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close