• Jelajahi

    Copyright © Repetisi Net
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Indeks Pelayanan Publik Pamekasan Tahun 2025 Raih Rekor Tertinggi, Sumenep Kalah Jauh

    Repetisi
    Selasa, 17 Februari 2026, 08:04 WIB Last Updated 2026-02-17T01:04:56Z
    masukkan script iklan disini
    Indeks Pelayanan Publik Pamekasan Tahun 2025 Raih Rekor Tertinggi, Sumenep Kalah

    • Pamekasan menempati peringkat 25 dari 415 kabupaten/kota se-Indonesia dalam Indeks Pelayanan Publik (IPP) 2025.
    • Nilai IPP yang diraih mencapai 4,62 dengan kategori A, melonjak drastis dari posisi sebelumnya di peringkat 175.
    • Capaian ini merupakan rekor tertinggi bagi Kabupaten Pamekasan dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

    REPETISI.NET - Kabupaten Pamekasan kini mencatatkan sejarah baru dalam hal tata kelola pemerintahan. Daerah yang dijuluki Kota Gerbang Salam ini berhasil menunjukkan performa luar biasa dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

    Melansir Radar Madura (2/2/2026), keberhasilan ini tertuang dalam hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) 2025. Data tersebut dirilis resmi oleh Kementerian PAN-RB melalui Keputusan Nomor 3 Tahun 2026.

    Lonjakan prestasi ini terlihat sangat signifikan, mengalahkan Sumenep yang berada diperingkat 74 (yang notabene kekuatan APBD-nya tidak jauh beda dengan Pamekasan). 


    Jika sebelumnya Pamekasan berada di peringkat 175, kini mereka melesat ke posisi 25 besar dari total 415 kabupaten dan kota di seluruh nusantara,ini luar biasa.

    Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyampaikan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kolaborasi seluruh elemen pemerintahan. Ia menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah bekerja keras meningkatkan kualitas layanan.

    ”IPP Pamekasan berada di atas tiga kabupaten lain di wilayah Madura. Artinya, layanan yang diberikan telah dirasakan oleh masyarakat dan alhamdulillah meningkat,” katanya sebagaimana dikutip dari Radar Madura.

    Meskipun meraih hasil yang memuaskan, KH Kholilurrahman mengingatkan jajarannya untuk tetap rendah hati. Baginya, prestasi adalah motivasi untuk terus berbenah dan bukan alasan untuk berhenti melakukan inovasi.

    Beliau menuturkan berbagai capaian yang telah diraih patut disyukuri, tapi tidak untuk disombongkan. Keberhasilan yang diraih harus menjadi pemicu untuk bekerja lebih baik. "Juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ucapnya.

    Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan berkomitmen untuk menjaga konsistensi kinerja. Evaluasi secara menyeluruh dan rutin akan terus dilakukan di setiap lini, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

    Langkah ini diambil agar sinergi antarpejabat tetap terjaga dengan baik. Dengan komunikasi yang lancar, diharapkan segala kendala dalam pelayanan publik bisa diatasi secara cepat dan terarah.

    ”Kami tidak boleh puas sampai di sini. Sebab, masih ada beberapa pekerjaan yang belum ditangani dengan baik,” ulasnya.

    Melalui hasil penilaian kinerja ini, publik berharap Kabupaten Sumenep belajar keberhasilan Kabupaten Pamekasan soal kualitas pelayanan publik. 

    Kurangi pekerjaan atau kegiatan yang kurang bermanfaat untuk masyarakat Sumenep. Jangan buat sibuk semua OPD dengan hal-hal yang bukan tugas mereka. 


    (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini