• Jelajahi

    Copyright © Repetisi Net
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Wisata Pantai Slopeng Sumenep Viral Banyak Sampah, Tiket Masuk Mahal Dikeluhkan Wisatawan, DPRD: Sangat Memalukan!

    Repetisi
    Sabtu, 28 Maret 2026, 06:55 WIB Last Updated 2026-03-27T23:55:18Z
    masukkan script iklan disini
    Wisata Pantai Slopeng Sumenep Viral Banyak Sampah, Tiket Masuk Mahal Dikeluhkan Wisatawan, DPRD: Sangat Memalukan!


    REPETISI.NET - SUMENEP – Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan keluhan seorang pengunjung mengenai kondisi Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep yang dipenuhi sampah berserakan.

    Melansir dari laman mediajatim.com (27/03/2026), kritik tajam ini mencuat setelah akun TikTok @setyo_33 dan Instagram @Wargamadura mengunggah video berdurasi 33 detik yang memperlihatkan buruknya pengelolaan kebersihan di salah satu ikon wisata Madura tersebut.

    Dalam rekaman yang viral pada Kamis (26/3/2026) itu, tampak sampah plastik dan limbah lainnya mengotori bibir pantai, sehingga mengurangi nilai estetika objek wisata alam tersebut.

    Kondisi ini sangat kontras dengan pernyataan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Dikutip dari rm.id (25/11/2025), Bupati sempat memastikan seluruh destinasi wisata di Kabupaten Sumenep berada dalam kondisi siap menerima kunjungan wisatawan dengan pembenahan masif.

    Bahkan, saat itu ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan pengecekan lapangan dan evaluasi menyeluruh terhadap destinasi-destinasi populer di wilayah tersebut.

    Tak hanya soal sampah, wisatawan dalam video viral tersebut juga meluapkan kekecewaannya terkait mahalnya harga tiket masuk yang dipatok oleh pengelola namun tidak dibarengi dengan kualitas layanan yang memadai.

    “Sampah semua. Di mana-mana sampah. Bagaimana mau ramai (dengan pengunjung, red.). Tiket doang mahal tapi kualitas pantai kayak gini,” keluhnya dalam video tersebut, Kamis (26/3/2026).

    Padahal, melansir rri.co.id (17/03/2026), Disbudporapar Sumenep sempat sesumbar menyatakan kesiapan menyambut lonjakan wisatawan pada momentum libur Lebaran tahun ini. Pihak dinas mengklaim pembenahan di Pantai Lombang dan Slopeng sudah dilakukan secara optimal, termasuk pembersihan area parkir hingga penataan lingkungan.

    “Di Lombang dan Slopeng, kami sudah melakukan pembersihan lahan parkir, ranting-ranting cemara juga kami bersihkan. Kami siap menyambut wisatawan,” ujar pihak dinas saat itu.

    Namun, fakta di lapangan justru bicara lain. Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Sami'oeddin, memberikan reaksi keras setelah meninjau langsung lokasi Pantai Slopeng pada Rabu (25/3/2026).

    Sami'oeddin menyebut kondisi tersebut merupakan tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep karena dianggap hanya memberikan janji manis tanpa aksi nyata.

    “Kondisinya memang sangat memalukan karena banyak fasilitas yang tidak laik di wisata yang dikelola Pemkab tersebut. Kita malu sebenarnya sebagai warga Sumenep dengan kondisi ini,” ungkap Sami'oeddin, Jumat (27/3/2026).

    Politisi ini menambahkan bahwa jika masalah kebersihan dan harga tiket tidak segera dievaluasi, wisatawan dari luar daerah dipastikan akan enggan berkunjung kembali ke Sumenep.

    “Di sana (Pantai Slopeng, red.) kondisinya memang buruk serta tiketnya mahal. Kalau wisatawan dan orang banyak sudah tahu dengan kondisi ini, pasti banyak yang ogah untuk berwisata ke Sumenep,” imbuhnya.

    Ketika ada fakta yang mengatakan bahwa kondisi Pantai Slopeng tidak sedang baik-baik saja, publik kini mempertanyakan kebenaran klaim-klaim dari Pemkab Sumenep selama ini.

    Masyarakat meminta agar retorika pejabat tidak terlalu berlebihan ketika kondisi nyata di lapangan justru sangat memprihatinkan.



    (*)
    @setyo_33 #savepantaislopeng teruntuk dinas pariwisata Sumenep tolong diperhatikan, Pantai yg harusnya bersih dan fasilitas yang memadai malah penuh sampah dan fasilitas yg sudah banyak yang rusak.gimana mau rame dan makin banyak pengunjung kalo kek gini,disaat kondisi pantai yg rusak kek gini dengan harga tiket yg tidak wajar,saat saya tanya ke petugas alasan nya karna udah sore, padahal jelas-jelas banyak bekas sampah lama dan malah dibakar di pinggir pantai juga, gimana wisatawan mau betah sedangkan kondisi pantai sangat memprihatikan.#bupatisumenep #dinasparawisata #pantaislopeng #camatdasuk ♬ suara asli - pecinta alam
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close